Kepala Perwakilan BEI Sumut Pintor Nasution : Transaksi Pasar Modal Sumut Tembus Rp25,98 Triliun di Januari 2026

/

/ Kamis, 05 Maret 2026 / 23.31 WIB


PILAREMPAT.com - Medan :

Pertumbuhan pasar modal di Sumatera Utara (Sumut) dan tingginya partisipasi anak muda ini dipicu oleh kemudahan akses informasi melalui media sosial dan masuknya kurikulum industri keuangan di tingkat SMA/SMK. Saat ini, pasar modal didominasi oleh anak muda atau Gen Z (usia di bawah 30 tahun) yang mencapai 30% dari total investor.

Di awal tahun 2026 nilai transaksi saham di wilayah Sumatera Utara mencapai Rp25,98 triliun per Januari 2026, ungkap Kepala Bursa Efek Indonesia (BEI) Kantor Perwakilan Sumatera Utara, M. Pintor Nasution (foto)  dalam acara Buka Puasa Bersama dan Media Gathering BEI di Medan, Rabu (4/3/2026).

Angka tersebut mencatatkan kenaikan fantastis sebesar 159,6% secara year-on-year (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang berada di angka Rp10 triliun.

“Ini menunjukkan pertumbuhan aktivitas transaksi yang sangat kuat dalam satu tahun terakhir. Tahun 2025 bisa dibilang lebih banyak yang win (untung) daripada yang loss,” ujar Pintor.

Dalam paparannya, Pintor menyoroti perubahan struktur demografi investor di Sumut.

“Generasi muda mulai sadar investasi. Selain konsumtif, mereka mulai memikirkan masa depan. Menariknya lagi, investor lokal kita sekarang sudah mendominasi dibandingkan asing. Kita tidak lagi selalu mengekor bursa luar negeri,” jelasnya.

Meski jumlah investor terbanyak berasal dari kalangan muda, Pintor mencatat bahwa secara nilai aset, dominasi masih dipegang oleh investor usia 40 tahun ke atas (milenial hingga kolonial) yang secara finansial sudah lebih matang.

Berdasarkan data BEI Sumut, distribusi investor masih terpusat di wilayah perkotaan. Berikut adalah 5 besar wilayah dengan basis investor tertinggi di Sumatera Utara yakni kota Medan, Deli Serdang, Simalungun, Pematang Siantar dan Langkat.

Hingga Januari 2026, total investor pasar modal di Sumut (mencakup saham, obligasi, dan reksadana) mencapai 1,4 juta SID, dengan jumlah investor saham spesifik sebanyak 401.723 SID. Sumut juga tercatat sebagai provinsi dengan pertumbuhan pasar modal nomor satu di luar Pulau Jawa ujarnya. [P4/sya]

Komentar Anda

Berita Terkini