OJK Sumut : Kinerja DPK Perbankan Tumbuh 4,29% dan Meningkat Menjadi Rp 345,6 Triliun

/

/ Selasa, 22 September 2026 / 21.34 WIB

 

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Utara, Triyoga Laksito (tengah) dalam acara Media Talk  mengusung tema Sektor Jasa Keuangan Tumbuh, Literasi dan Inklusi Keuangan Menguat di Sumatera Utara, Selasa (22/9/2026).(P4/ist)


PILAREMPAT.com – MEDAN :

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Triyoga Laksito menyampaikan bahwa stabilitas sektor jasa keuangan di Sumatera Utara tetap terjaga dengan pertumbuhan yang positif.

“Pertumbuhan ini menunjukkan bahwa kapasitas perbankan di Sumut masih berkembang meskipun tidak terlalu agresif. Bahkan kinerja Dana Pihak Ketiga (DPK) serta penyaluran kredit yang terus berekspansi ke sektor-sektor produktif, “ ujarnya pada kegiatan Media Talk bersama insan pers, di Gedung Kantor OJK Sumut Jalan Gatot Subroto, Kota Medan, Selasa (22/9/2026) sore .

Dalam Media Talk tersebut Triyoga yang didampingi Yusri, Direktur Kepala Direktorat Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, Perlindungan Konsumen dan Layanan Manajemen Strategis, menyebutkan, DPK juga mengalami peningkatan menjadi Rp 345,6 triliun, tumbuh 4, 29% YoY (year on year/per tahun). 

"Kondisi tersebut menggambarkan bahwa kepercayaan masyarakat untuk menyimpan dana di perbankan masih terjaga. Kemudian Kinerja kredit tumbuh lebih tinggi dibandingkan aset dan DPK, yaitu sebesar 7,67% YoY menjadi Rp 332,6 triliun. Hal ini menunjukkan bahwa perbankan masih aktif menyalurkan pembiayaan ke masyarakat dan dunia usaha, “ terang Triyoga.‎

Secara garis besar, ungkapnya, kondisi perbankan maupun lembaga keuangan lainnya seperti Perusahaan Pembiayaan, Modal Ventura, LKM, Fintech, Perusahaan Penjaminan, Perasuransian, Dana Pensiun, serta Pasar Modal selama setahun terakhir ini menunjukkan pertumbuhan yang bagus

Triyoga Laksito menjelaskan, OJK Provinsi Sumut telah telah melaksanakan kegiatan‎ literasi kepada Lembaga Pendidikan, UMKM, kaum Difabel dan masyarakat luas.

‎”Untuk edukasi dan literasi keuangan sampai dengan Agustus 2026, OJK Provinsi Sumut telah melakukan 406 kegiatan literasi dengan jumlah pesertanya mencapai 160 ribu orang,“ sebutnya lagi. [P4/SYA]

Komentar Anda

Berita Terkini