-->

KONI Sumut Belum Laporkan Hasil PON ke DPRD Sumut

/

/ Selasa, 09 November 2021 / 10.21 WIB

 

MEDAN--PILAREMPAT.COM | Ketua DPRD Sumatera Utara (Sumut)  Baskami Ginting mengatakan KONI provinsi setempat belum memberi laporan pertanggungjawaban tentang hasil PON Papua 2021 ke legislatif, termasuk soaal pemberian tali asih kepada atlet berprestasi.

Terkait hal itu, kata Baskami pihaknya belum bisa berspekulasi terlalu jauh tentang kesiapan Sumut sebagai tuan rumah bersama Aceh  pada PON 2024 mendatang.

"Kita masih menunggu laporan pertanggungawaban dari KONI Sumut tentang PON kemarin termasuk soal berapa besar tali asih untuk atlet peraih medali, apalagi saat ini juga masih berlangsung Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) di Papua. Mungkin laporannya bersamaan nanti," kata Baskami menjawab wartawan, Senin (8/11/2021).

Pada laporan nanti, kata Politisi PDIP ini,  DPRD juga akan mempertanyakan kegagalah Sumut masuk 10 besar klasemen perolehan medali PON Papua. "Semuanya akan dievaluasi, apa yang menjadi kendala dan bagaimana solusinya kedepan," sebut Baskami.

Baskami juga memberi apresiasi positif terkait gencarnya kritik dari masyarakat terhadap kinerja KONI Sumut. 

"Kritik itu juga bagian dari motivasi untuk menuju perbaikan. Semua memberi perhatian itu bagus, yang nggak bagus itu justru kalau pada dia," ujarnya.

Sebelumnya  KONI Sumut di bawah kepemimpinan Jhon Lubis diterpa kritik tajam karena dianggap gagal menorehkan prestasi terbaik pada PON 2021 di Papua. 

Namun, keterpurukan itu justru dibantah oleh Wakil Ketua I KONI Sumut, Prof. Dr. Agung Sunarno, M.Pd.

Profesor  bidang Pendidikan Keolahragaan ini mengatakan, meski hanya bertengger di posisi 13 klassemen dengan raihan 10 emas, 22 perak dan 23 perunggu di PON 2021 Papua, prestasi kontingen Sumut sebenarnya tidak terlalu mengecewakan karena di arena itu justru muncul kejutan dari sejumlah atlet lapis dua yang berhasil meraih perak.

Selain itu pada PON 2021 di Papua, Sumut hanya mengikuti 37 cabang olahraga dan 40 atlet tidak bisa diikutsertakan.

Sementara pada PON sebelumnya di Bandung – Jawa Barat provinsi ini berperan di 47 cabor dengan perolehan 16 emas, 17 perak, 33 perunggu dan berada di posisi 9.

"Kendala lainnya akibat pandemi Covid-19 Pelatda PON ketika itujuga terganggu," katanya. [P4] 

Komentar Anda

Berita Terkini