Surya Sahputra Sitepu, saat menerima penghargaan sebagai 100 Manajer Program Terbaik Indonesia 2026 dengan predikat Platinum Leader Performance. [P4/dok.PLN UID Sumut)
PILAREMPAT.COM – Medan :
PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara kembali mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih tiga penghargaan pada ajang Nusantara CSR Awards 2026 yang digelar di Jakarta, Rabu (8/4). Penghargaan ini menjadi bukti komitmen PLN dalam mendorong pemberdayaan masyarakat serta penguatan ekonomi hijau berbasis potensi lokal.
Dalam ajang tersebut, PLN UID Sumatera Utara meraih penghargaan utama melalui program unggulan bertajuk “Coconut Waste to Wealth: Model Pemberdayaan Ekonomi Hijau Berbasis Briket Batok Kelapa”. Program ini berhasil memperoleh nilai 90,85 dengan predikat Platinum Alignment pada kategori Ketahanan Ekonomi Masyarakat & Rantai Nilai.
Tak hanya itu, program tersebut juga meraih CEPI Platinum Performance dengan nilai 2,32, sebagai pengakuan atas kualitas implementasi yang dinilai berdampak nyata, terukur, dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Prestasi lainnya turut diraih oleh Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Sumatera Utara, Surya Sahputra Sitepu, yang dinobatkan sebagai 100 Manajer Program Terbaik Indonesia 2026 dengan predikat Platinum Leader Performance.
General Manager PLN UID Sumatera Utara, Mundhakir, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil dari konsistensi perusahaan dalam menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang berorientasi pada penciptaan nilai bersama (creating shared value).
“Penghargaan ini mencerminkan bahwa program TJSL PLN UID Sumatera Utara mampu menjawab tantangan pembangunan saat ini, yaitu menghadirkan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, pelestarian lingkungan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kami mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkolaborasi dalam keberhasilan program ini,” ujar Mundhakir.
Ia menjelaskan, program pemanfaatan limbah batok kelapa menjadi briket merupakan implementasi nyata prinsip ekonomi sirkular, yang kini menjadi salah satu pilar penting dalam pembangunan berkelanjutan.
“Melalui inovasi Coconut Waste to Wealth, PLN tidak hanya berkontribusi dalam pengurangan limbah, tetapi juga menghadirkan energi alternatif yang lebih ramah lingkungan sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat. Hal ini sejalan dengan komitmen PLN dalam mendukung transisi energi bersih dan pencapaian target net zero emission,” tambahnya.
Lebih lanjut, PLN UID Sumatera Utara akan terus memperkuat perannya sebagai katalisator pembangunan melalui program TJSL yang berdampak luas, terukur, dan berkelanjutan, serta selaras dengan agenda nasional menuju ekonomi hijau.
“Ke depan, kami berkomitmen menghadirkan inovasi sosial yang mampu meningkatkan ketahanan ekonomi masyarakat sekaligus mendukung transisi energi nasional. Keberlanjutan bukan hanya tentang lingkungan, tetapi juga tentang masa depan masyarakat yang lebih sejahtera dan inklusif,” tutup Mundhakir.
Melalui capaian ini, PLN UID Sumatera Utara semakin menegaskan posisinya sebagai perusahaan energi yang tidak hanya andal dalam layanan kelistrikan, tetapi juga aktif berkontribusi dalam mendorong pembangunan berkelanjutan di Indonesia.