-->

RDP dengan Dinsos, Wong Chun Sen Pertanyakan Bantuan Lions Club

/

/ Selasa, 21 Juli 2020 / 14.58 WIB



MEDAN - PILAREMPAT.com Bantuan Covid-19 dari Lions Club tidak terdaftar. “Ini rancu, di lapangan bantuan untuk masyarakat terdampak Covid-19 sudah diberikan, tapi di laporan tertulisnya bantuan tersebut tidak ada terdata,” ungkap Wong Chun Sen.
Wong mengungkap dan mempertanyakan beberapa bantuan dari pihak ketiga yang tidak masuk ke dalam daftar pendonasi penerimaan, pada rapat dengar pendapat [RDP] dengan komisi 2 DPRD Medan bersama Dinas Sosial Kota Medan di ruang komisi gedung dewan, Selasa (7/7/2020).
RDP dipimpin Wakil Ketua Komisi 2 DPRD Medan Sudari ST [PAN] didampingi Wong Chun Sen [PDI-P], Modesta Marpaung [Golkar] dan dihadiri Kepala Dinas Tenaga Kerja [Kadisnaker] Kota Medan Hannalore S dan staf.
RDP menyoal bantuan Covid-19 yang diberikan oleh pihak ketiga kepada tim gugus tugas pecepatan penanganan [GTPP] Covid-19 Kota Medan, dinilai kurang transparan dalam laporannya.
Sudari ST dan Wong secara bersama mempertanyakan seluruh bantuan dari pihak ketiga, yang diberikan kepada tim GTPP Covid- 19 Kota Medan. Pertanyaan dialamatkan ke Kadisnaker yang ditunjuk sebagai koordinator tim pengalangan dana Covid-19 dari 9 OPD Kota Medan.
“Semua bantuan baik dari pihak ketiga maupun dari pemerintah sudah kita serahkan kepada masyarakat maupun lembaga yang terdampak Covid 19. Dan ada berita acaranya dilengkapi juga dengan foto kegiatan,” jelas Hannalore.
Wong mempertanyakan tidak singkronnya data penerima bantuan Covid-19 yang diberikan. Sudari kembali menyarankan agar pihak Dinas Tenaga Kerja segera berkordinasi dengan OPD lainnya. “Supaya data yang ada sekarang bisa diperbaiki, sehingga tidak timbul masalah ketika diperiksa BPK,” terangnya.
Mendapat masukan dari Sudari dan Wong ini, Hannalore mengatakan secepatnya akan memperbaiki seluruh data laporan. “Segera akan kita perbaiki seluruh data ini,” ujarnya.
Diakhir RDP, Komisi 2 secepatnya akan memanggil pihak Rumah Sakit Pirngadi Medan. Sebab, rumah sakit milik Pemko Medan ini merupakan salah satu pihak yang tidak jelas data terkait Covid 19. [P4/sya]
Komentar Anda

Berita Terkini