Tanjungbalai, (Pilarempat.com)---Dalam rangka
upaya meningkatkan perekonomian khususnya disektor jasa dan perdagangan,
Pemerintah Kota (Pemkot) Tanjungbalai bersama PT Pelindo I (persero) melakukan
penandatanganan MoU kerja sama dengan ASA Group Of Companies of Malaysia yang
dilaksanakan di Pelabuhan penumpang Teluk Nibung kota setempat, Selasa
(30/4/2019), dihadiri
Wali Kota Tanjungbalai H.M Syahrial SH,MH
Pada
kesempatan itu Syahrial menyampaikan apa yang dilakukan PT Pelindo bersama ASA
Group Of Companies Of Malaysia mempunyai tekad yang bulat yakni untuk
mengembangkan sektor perdagangan ekspor impor dan Jasa bagi Penumpang baik itu
dari Pelabuhan Teluk Nibung, Tanjungbalai ke Pelabuhan Port Klang Malaysia
maupun sebaliknya secara resmi. Kami dari pemerintah sangat mengapresiasi yang
setinggi tingginya atas kerja sama ini dan berharap peluang ini terbuka bagi
masyarakat baik dari segi bisnis maupun lainnya,masyarakat tanjung balai yang
ingin berkolaborasi kepada PT Pelindo dan Perusahaan Daerah (Perusda) yang
ingin melakukan ekspor dan impor akan lebih mudah dan Insya Allah akan bertambah
pendapatannya," sebutnya.
"Terpenting
saat ini adalah dukungan dan sinergitas yang baik antar instansi terkait tidak
lagi adanya indikasi mempersulit sektor Perdagangan di Pelabuhan Teluk Nibung
khususnya oleh Bea dan Cukai. Saya berharap hubungan dan koordinasi baik, misalnya
Bea Cukai dan Lintas Sektoral lainnya dalam upaya membuka kembali peluang
perdangan di Kota Tanjungbalai yang saat ini sangat lesu. Harapan kita semua instansi dan para pelaku usaha dapat bersinergi sehingga perdagangan
Ekspor impor dan Arus Penumpang dari Tanjungbalai ke Malaysia dapat meningkat
kembali sehingga berdampak pula pada sektor pendapatan
daerah," ungkapnya.
terimakasih
kepada Dato Sa'ari dan Grup Perusahaan yang membuka kerjasama ini dengan PT
Pelindo semoga ini menjadi awal dan peluang bisnis yang baik bagi peningkatan
perekonomian masyarakat di Kota Tanjungbalai, sebut Syahrial
kasubag
fasilitasi ekspor dan impor kementerian Perdangan Melly Angraini mengatakan
saat ini Kementerian Perdagangan di tahun 2019 mengemban amanat untuk meningkatkan
kinerja ekspor khususnya sektor nonmigas 8% tahun lalu yang belum tercapai,
dimana tahun lalu pencapaian hanya sebesar 6,7% jadi kita harus ekstra
kerja keras untuk meningkatkan ekspor khususnya nonmigas bukan migas. Kemudian
ada beberapa langkah yang akan dilakukan pemerintah baik jangka pendek maupun
jangka panjang yang pertama prioritas sektor komoditas unggulan jadi daerah
daerah dan Provinsi di indonesia seharusnya fokus pada komoditas sektor
keunggulannya yang kemudian bisa diekspor. Seperti sektornya terkait industri
four point zero (4.0) atau tidak kemudian juga kita perlu meningkatkan
diplomasi ekonomi dan peningkatan akses dengan pihak lainnya, paparnya.
Sementara
itu, Dato Sa'ari mewakili dari Group ASA Of Companies Of Malaysia mengungkapkan
tujuan saya yang pertama adalah untuk mengadakan kemudahan kepada peniaga
peniaga kecil dan bagaimana memanfaatkan dana dari kerjasama dua pelabuhan Port
Klang dan Pelabuhan Tanjungbalai. Untuk itu adalah kehendak kita hanya dengan
satu tujuan bahwa bagaimana kemudahan untuk mereka (Pelaku Usaha) melakukan
perdagangan barang komoditi atau barang produk dengan baik.
GM Pelindo I
Cabang Tanjungbalai, Aulia Rahman menyampaikan bahwasanya tujuan dari
penandatanganan kerjasama ini adalah dalam rangka untuk meningkatkan kerjasama
khususnya kargo dan penumpang yang sampai saat ini trennya menurun. Diharapkan
dengan MOU ini sebagai dasar untuk jalinan kerja sama berikutnya, mudah mudahan
dengan kita berkumpul ini bisa saling mengenal satu sama lain apa yang menjadi
permasalahan di sini bisa kita saling koordinasikan dengan baik yang pada
intinya mendukung meningkatnya Sektor Perdagangan Kargo dan Penumpang dari
Tanjungbalai ke Malaysia atau sebaliknya.
Kerjasama PT Pelindo I (Persero) dengan ASA Group Of Companies Of Malaysia ditandai dengan Penandatanganan MOU oleh GM Pelindo I dengan ASA Group Of Companies Of Malaysia dan Wali Kota Tanjungbalai.(P4/Rimanto)
