-->

Kualitas Pengemasan Mengangkat Nilai Jual Produk UKM

/

/ Selasa, 28 Agustus 2018 / 14.03 WIB


(Foto: P4)
 PILAREMPAT.com | Pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) terkadang menyepelekan pengemasan/pengepakan atau packing suatu produk padahal pengemasan yang baik dan tahan lama mampu mengangkat nilai jual produk tersebut, sehingga pemasaran produk itu sendiri akan semakin berkembang. Dan ini tentunya akan meningkatkan pendapatan atau omzet si pelaku UKM.

Hal tersebut disimpulkan Bismi M. Amanu, S.Sos, Konsultan Packaging & Tentor Packaging dalam acara Perlunya Memahami Kemasan Produk  bagi Pelaku UKM, di  Inlight Traineng Center, Jalan Pasar 1, Tanjung Sari, Medan, Minggu (26/8/2018).

Dijelaskan Bismi, dengan memahami proses pengemasan yang baik juga pada akhirnya mengurangi pengeluaran biaya atau cost suatu produk. Berbagai bahan baku kemasan seperti plastik, kotak karton, kaca dan atom bahkan striker bentuk dan letak posisinya harus disesuaikan sehingga gampang dan lebih jelas konsumen melihat produk dalam kemasan tersebut.

“Pengepakan atau packing ini jangan dipandang sebelah mata termasuk peletakan striker yang berisikan penjelasan Halal, komposisi bahan baku produk hingga keterangan produk lainnya. Ini kan ada nilai estitikanya, dan hasilnya justru akan meningkatkan pendapatan, artinya mengurangi cost produk itu sendiri,” ungkap Bismi didampingi Direktur AR Desain, Arliansyah Dalimunthe dihadapan para peserta training yaitu pelaku usaha UKM.

Menurutnya, penampilan kemasan itu adalah penting, sehingga para pelaku usaha berusaha untuk mencari informasi bagaimana mengepak produk yang baik, tahan lama/awet dan higenis. 

“Kalau di Jawa itu, para pelaku UKM berlomba mencari informasi dan ikut pelatihan tentang praktek pengepakan produk yang berkualitas, tapi saya belum melihat animo para pelaku UKM di Sumut belum seperti di  Pulau Jawa,” ujar Bismi didampingi Direktur Utama PT. Sinergi Cahaya Indonesia/Indonesia Lihgt Institute, Rakhmat Junaidi, ST,MCH.  

(Foto: P4)
Adelia Harahap (25 th), pelaku usaha UKM yang membuat berbagai makanan ringan/snack mengakui pelatihan dan wawasan tentang pengepakan produk sangat bermanfaat bagi pelaku UKM guna menunjang kualitas produksi, dimana produk akan makin awet tahan lama untuk dijual pada waktu yang sudah ditetapkan expired-nya atau masa batas waktu konsumsinya.

“Ya, sangat membantu kita seperti dodol markisa yang saya buat ini, ternyata packing-nya kurang saya perhatikan kualitasnya sehingga kurang tahan dan begitu juga bahan bakunya harusnya bisa saya tukar dengan bahan baku yang cost-nya lebih murah sehingga total cost produksi saya tidak begitu besar. Dengan kualitas bungkusan atau kemasan produk yang baim ini saya yakin membuat pendapatan kita jadi makin bertambah,” ungkap Adelia. [P4/isya]
Komentar Anda

Berita Terkini