(foto : P4/isya)
PILAREMPAT.com – Medan :
Guna menstabilkan harga beras di wilayah Sumatera Utara
(Sumut), sampai akhir Juli 2025, Perum Bulog Kantor Wilayah Sumut telah
menyalurkan beras SPHP atau beras Stabilisasi
Pasokan dan Harga Pangan sebanyak 300 ton lebih.
“Hingga akhir Juli ini, kami telah menyalurkan beras SPHP di
Sumut sebanyak 300 ton lebih, dari target bulanan 15.700 ton,” kata Budi
Cahyanto Pimpinan Wilayah Perum Bulog Sumut, Kamis (31/7/2025).
Diungkapnya, Beras SPHP tersebut didistribusikan melalui
enam saluran yakni melalui toko pengecer, Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih,
outlet binaan Pemda, Gerakan Pangan Murah (GPM) oleh Pemda, toko atau koperasi
di BUMN, serta koperasi di Dinas-Dinas termasuk di TNI/Polri.
“Untuk
meningkatkan penyaluran beras SPHP ini, kami akan terus berkoordinasi dengan
Dinas Ketahanan Pangan setempat. Kami juga berencana untuk segera melakukan GPM
di sejumlah kabupaten/kota di Sumut dan bekerjasama dengan Dinas Ketahanan
Pangan (Ketapang) Sumut,” ujar Budi.
Dia meneyebutkan, harga jual SPHP yakni sesuai harga
eceran tertinggi (HET) sebesar Rp13.100 per kilogram, sedangkan harga yang
diambil dari gudang Bulog sebesar Rp11.300 per kilogram.
“Untuk beras SPHP ini, ketentuan pembeliannya maksimal 2 karung atau sebanyak 10 kilogram. Sedangkan, untuk wilayah 3T boleh 50 kilogram,” ucapnya lagi.
Dijelaskan Budi lagi, hingga akhir Juli ini, Bulog Sumut baru menyalurkan 300 ton beras SPHP. Sementara target bulanan mencapai 15.700 ton.
"Sedangkan kebutuhan beras
di Sumut mencapai sekitar 110 ribu ton dari target distribusi beras kita di Sumut hingga akhir
tahun ini sebanyak 77.500 ton. [P4/sya]