PILAREMPAT.com - Jakarta :
Bank Perekonomian Rakyat
(BPR) di Indonesia yang tutup atau dicabut izinnya bertambah satu lagi. Otoritas
Jasa Keuangan (OJK) telah mencabut izin usaha sebanyak 22 BPR dalam satu tahun
terakhir, sejak 2024-2025.
Terbaru, ada BPR Dwicahaya
Nusaperkasa, yang beralamat di Jalan Sukarno Nomor 199, Junrejo, Kota Batu,
Provinsi Jawa Timur.
Oleh karena itu, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS)
menyiapkan proses pembayaran klaim penjaminan simpanan dari BPR tersebut.
Proses pembayaran klaim
penjaminan simpanan nasabah dan pelaksanaan likuidasi bank dilakukan setelah
izin PT BPR Dwicahaya Nusaperkasa dicabut oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
terhitung sejak tanggal 24 Juli 2025.
Untuk melaksanakan
pembayaran klaim penjaminan simpanan PT BPR Dwicahaya Nusaperkasa, LPS akan
memastikan simpanan nasabah dapat dibayar sesuai dengan ketentuan yang berlaku,
LPS pun akan melakukan rekonsiliasi dan verifikasi atas data simpanan dan
informasi lainnya untuk menetapkan simpanan yang akan dibayar, rekonsiliasi dan
verifikasi dimaksud akan diselesaikan LPS paling lama 90 hari kerja.
Dana yang digunakan untuk
pembayaran klaim penjaminan simpanan nasabah PT BPR Dwicahaya Nusaperkasa
bersumber dari dana LPS.
Sementara itu, Kepala
Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae menerangkan banyaknya
penutupan itu tidak menunjukan adanya goncangan terhadap sektor keuangan.
Malahan itu menunjukan bahwa sistem pengawasan telah berjalan.
Dian, yang merupakan anggota Lembaga Penjamin
Simpanan (LPS) ex-officio, mengatakan bahwa lembaga itu dapat menyikapi
jatuhnya BPR-BPR di berbagai tempat dengan cepat. Sehingga deposan masyarakat
aman, dan masalah dapat diselesaikan dengan cepat.
Selanjutnya, penting diketahui oleh nasabah
bahwasanya masih banyak BPR/BPRS atau bank umum lainnya yang masih beroperasi,
sehingga nasabah pun tidak perlu ragu untuk kembali menyimpan uangnya di
perbankan, karena simpanan di semua bank yang beroperasi di Indonesia dijamin
oleh LPS.
Ini Daftar 22 Bank BPR yang Tutup di Indonesia
:
1. BPR Wijaya Kusuma
2. BPRS Mojo Artho Kota Mojokerto (Perseroda)
3. BPR Usaha Madani Karya Mulia
4. BPR Pasar Bhakti Sidoarjo
5. BPR Purworejo
6. BPR EDC Cash
7. BPR Aceh Utara
8. BPR Sembilan Mutiara
9. BPR Bali Artha Anugrah
10. BPRS Saka Dana Mulia
11. BPR Dananta
12. BPR Bank Jepara Artha
13. BPR Lubuk Raya Mandiri
14. BPR Sumber Artha Waru Agung
15. BPR Nature Primadana Capital
16. BPRS Kota Juang (Perseroda)
17. BPR Duta Niaga
18. BPR Pakan Rabaa
19. BPR Kencana
20. BPR Arfak Indonesia
21. BPRS Gebu Prima
22. BPR Dwicahaya Nusaperkasa. [P4/CNBC]