Kloter 17 Dilepas, Doakan yang Terbaik untuk Binjai, Medan, Sumut dan Indonesia

/

/ Jumat, 31 Mei 2024 / 21.00 WIB

MEDAN, PILAREMPAT.COM  -Sebanyak 360 jamaah calon haji dari Binjai dan Medan serta petugas dari daerah dan pusat tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 17, dilepas keberangkatannya dari Aula Madinatul Hujaj, Asrama Haji Medan, pada Jumat (31/5/2024).

Walikota Binjai Amir Hamzah mengatakan Pemko Binjai selalu berdoa semoga perjalanan jamaah calon haji mulai dari Binjai menuju Asrama Haji, kemudian ke Bandara Kuala Namu untuk take off ke Jeddah menuju Makkah, berlangsung dalam keadaan aman dan lancar.

"Semoga sampai di sana bisa mengerjakan seluruh syarat, rukun dan wajib haji sehingga bapak ibu sekalian menjadi haji mabrur dan mabrurah. Keluarga yang ditinggalkan juga kami doakan agar sehat dan selamat," ujar Walikota.

Pemko Binjai mendoakan selamat jalan jamaah calon haji Binjai dan kota Medan. Semoga seluruh jamaah diberi kesehatan keimanan, kekuatan dan ketakwaan dan selamat sampai ke Tanah Suci dan bapak ibu  menjadi haji mabrur dan mabrurah. 

"Semoga Allaah memberi rahmat dan hidayahnya kepada kita semua. Doakan kita di Binjai, Medan, Provinsi Sumatera Utara dan negeri kita Indonesia selalu dalam lindungan Allaah SWT," tutup Amir Hamzah.

Sementara  Kakanwil Kemenag Sumut, H Ahmad Qosbi Nasution mengatakan ciri-ciri jamaah calon haji adalah kuat, sehat dan semangat. Kondisi itu sudah tampak dari wajah bapak ibu jamaah calon haji sekalian dari Kota Binjai dan Kota Medan.

"Saya harapkan kegiatan selfi-selfi selama di Madinah dan Makkah ditahan dulu. Sebab hal tersebut dilarang pemerintah Arab Saudi. Jadi harapan saya jaga hal itu," ujar dia.

Apalagi lanjut Qosbi para jamaah calon haji saat ini 

sudah dan sedang pakaian ihram jadi banyak pantang larangnya. Jaga ihram itu.

Proses haji ini sangat panjang. Jangan sia-siakan. Adapun duit kita mau berangkat lagi tunggu dulu 10 tahun baru bisa mendaftar dan daftar tunggunya bisa sampai 30 hingga 35 tahun untuk saat ini."Kalau usia kita saat ini 50 tahun maka pada usia 90 hingga 95 tahun baru bisa berangkat. Itupun kalau masih hidup. Maka jaga betul haji ini," urai Qosbi.

Diingatkan lagi kepada jamaah calon haji Kloter 17, bahwa masa wukuf di Arafah hanya sekira 5-6 jam, manfaatkan waktu untuk ibadah. Ingat Allah seperti kita mengingatn orangtua kita dulu. Dan di Arafah ini seluruh jamaah diberi makan dan minum.

Jatah kita satu. Satu makan minum dan satu buah. Jangan ambil lebih sebab masih ada yang membutuhkannya.

"Kita juga berharap Kloter 17 asal  Binjai dan Medan jamaahnya tertib. 

Saat wukuf terus berdoa kita, sebab tempat ini makbul. Perbanyak istighfar karena pintu langit dibuka Allaah seluas-luasnya untuk menerima doa dan taubat kita. Uraikan semua banyak berdoa dan memohon ampun serta maaf atas semua dosa kita. Berdoa juga agar kita sehat, kaya dan anak cucu bisa berangkat haji.

Selanjutnya kata Qosbi, khusus petugas, niatkan dan tekadkan bahwa tenaga, kemampuan yang diberikan Allaah untuk bertugas, karena itu adalah hidayah. Selama bisa menolong dan membantu,  lakukanlah. Pasti Allaah akan menolong dan membantu bapak ibu sekalian.

"Doa kami agar bapak ibu sehat-sehat jadi haji mabrur mabrurah dan kembali juga sehat-sehat dan utuh pergi utuh juga kembali ke Tanah Air.  Selamat jalan tamu Allah selamat jalan dhuyufurrahman," ujarnya.

Usai acara pelepasan para pejabat yang hadir turun menemui para jamaah bersalaman sembari mengatakan selamat jalan dan sehat sehatr. 

"Selamat jalan Ibu semoga sehat-sehat dan menjadi haji mabrurah," ucap Walikota. Selain Kakanwil Kemenag Sumut H Ahmad Qosbi Nasution dan Walikota Binjai Amir Hamzah tampak juga Sekda Binjai Irwansyah, Kabid PHU Kemenag Sumut, H Zulfan Effendi, Kakan Kemenag Binjai H Saparuddin MA, Kabag Kesra Kota Binjai Asri Dharmawansyah Dalimunthe, Kasi PHU Kemenag Binjai H Negara Pohan dan lainnya. [P4/rel/sya]

Komentar Anda

Berita Terkini