Konsolidasi Media dalam Rangka Penguatan Pemberitaan Hasil Pemilu 2024

/

/ Kamis, 07 Maret 2024 / 16.46 WIB

 

Medan, PILAREMPAT.com  Badan Pengawasan Pemilihan Umum Provinsi Sumatera Utara (Bawaslu – Sumut) menggelar Konsolidasi Media Dalam Rangka Penguatan Pemberitaan Hasil Pemilu 2024 yang dilaksanakan di Hotel Antares, Jalan Sisingamangaraja, Kota Medan, Kamis (7/3/2024).

Koordinator Divisi Hubungan Masyarakat dan Data Informasi Bawaslu Sumut, Saut Boang Manalu saat membuka acara mengatakan, kegiatan Konsolidasi Media Dalam Rangka Penguatan Pemberitaan Hasil Pemilu 2024 ini merupakan program dari Bawaslu RI. ungkapnya

Dalam penguatan dan Kerjasama dengan media, Bawaslu Sumut sudah dan telah mencoba menatanya.

“Kita (Bawaslu ) sudah mencoba menatanya, Semoga kerjasama dengan media akan tetap terus terjalin dengan baik, ujar Saut.

Ketika ada konfirmasi rekan-rekan media pada saat Pemilu ke Bawaslu, Hal tersebut merupakan masukan bagi Bawaslu Sumut untuk bisa ditindaklanjuti nantinya.

“Bagi Bawaslu Sumut peran media sangatlah besar dalam membantu pengawasan Pemilu,“ ujarnya

 Kegiatan ini menghadirkan 3 elemen narasumber yaitu Mahasiswa, Relawan dan Pemantau Pemilu.

Truly Okto Purba yang menjadi salahsatu narasumber menyampaikan Pemilu yang berkualitas adalah cita-cita kita semua.

Di mana terselenggaranya Pemilu yang berkualitas merupakan tanggungjawab bersama, satu di antaranya adalah elemen masyarakat yakni dengan cara melakukan pengawasan partisipatif.

Pengawasan partisipatif ini adalah bagaimana masyarakat dapat turut serta mengawasi Pemilu.

“Adapun aktivitas yang dapat dilakukan yaitu dengan memantau pelaksanaan Pemilu, melaporkan pelanggaran Pemilu, menyampaikan informasi dugaan pelanggaran Pemilu dan ikut mencegah terjadinya pelanggaran Pemilu,“ ungkap Truly Okto Purba.

Dalam melakukan pengawasan partisipatif itu media massa adalah bagian dari elemen masyarakat yang memiliki peran dalam melakukan pengawasan partisipatif tahapan Pemilu yang sedang berjalan sehingga menciptakan Pemilu yang berkualitas dan adil.

Pertama media merupakan dan menjadi alat kontrol sosial dan merupakan Pilar ke Empat demokrasi. Kedua, kebebasan pers digunakan sebagai tolak ukur untuk melihat demokratisasi sebuah negara.

Selanjutnya, kata Okto lagi, Media harus bersifat independen dalam menjalankan tugas jurnalistiknya dan harus menjadi sumber utama mendapatkan informasi yang akurat dan faktual,“ terang Okto .

 

Komentar Anda

Berita Terkini